5 Benda Alternatif Ini Sangat Berguna Saat Pendakian Gunung

By 9:07:00 PM






           Benda alternatif adalah suatu benda yang bisa berguna diluar kegunaan yang semestinya. Termasuk saat mendaki gunung, beberapa benda dapat dimanfaatkan walaupun tidak sesuai dengan kegunaan aslinya. Seperti kita ketahui, saat mendaki sebuah gunung pasti sebelumnya kita persiapkan perlengkapan terlebih dahulu. Mulai dari peralatan yang wajib dibawa saat mendaki, bekal pribadi, dan juga pasokan konsumsi selama mendaki yang wajib dibawa saat mendaki. Tapi selengkap-lengkapnya perlengkapan yang kita bawa terkadang  ada sebuah kejadian dimana kita harus memanfaatkan benda-benda yang ada untuk digunakan walaupun tidak sesuai dengan kegunaan aslinya. Nah, kali ini saya akan membahas 5 benda alternatif yang berguna saat pendakian gunung. Benda-benda apakah itu? Yuk, simak kutipan selanjutnya.

1.    Pembalut Wanita




Nah lho, apa gunanya pembalut di tengah-tengah hutan saat mendaki gunung?. Santai dulu sob, tenang jangan panik hehehe. Siapa bilang pembalut hanya dibutuhkan oleh kaum hawa saja?. Bagi kalian kaum hawa kali ini perlu di ingat, bahwa ada kalanya seorang lelaki memerlukan sebuah pembalut saat mendaki gunung. Bukan digunakan seperti kalian ( wanita ) lho ya, tapi untuk bantalan sebuah tas atau carrier ( tas gunung ) yang kadang terasa sakit pada bahu atau pundak karena mungkin busa atau sponsnya sudah menipis atau kurang tebal. Nah, dengan sebuah pembalut yang diletakkan di kedua Strap tas maka akan mengurangi sakit di kedua bahu dan memberikan kenyamanan saat menggendong sebuah tas yang berat.





2.     Tisu Magic

                                                      (sumber : Instagram @montainparody )

Pasti pada gak asing nih dengan benda yang satu ini hehe. Saya tidak akan menjelaskan fungsi asli dari benda ini. Eits, jangan salah dulu brader, tisue magic jika digunakan dengan benar saat berada di gunung ternyata bisa menolong kita dari cidera kaki yaitu kram. Yap, fungsinya seperti balsem atau obat gosok untuk meredakan efek kram pada otot kaki. Selain itu tisu magic ini lebih ringkas dibawa saat mendaki gunung.





3.     Kantong Plastik


Kantong plastik berfungsi sebagai wadah sebuah benda agar lebih mudah membawanya. Yap, itu memang fungsi asli dari sebuah kantong plastik. Tapi saat mendaki gunung ternyata kantong plastik ini bisa digunakan untuk menolong kita dari bahaya kedinginan lho. Nah kok bisa?, saat mendaki gunung ternyata kantong plastik ini lebih bisa membuat hangat bagian tubuh yaitu kaki dan tangan daripada kaos tangan ataupun kaos kaki. Cara memanfaatkan kantong plastik ini yaitu dengan membungkus telapak tangan atau kaki saat kita merasakan dingin diatas gunung.



4.     Tali Rafia


Tali rafia sebenarnya multi fungsi dan dapat digunakan suntuk mengikat apa pun, dan sangat berguna saat melakukan pendakian di gunung. Tapi tali rafia ini bisa juga lho digunakan untuk mengikat sebuah bekas botol air mineral yang sudah habis isinya. Biasanya para pendaki menggantung dan mengikat botol-botol bekas itu dengan tali rafia pada tasnya saat mereka turun gunung. Hal ini dirasa sangat efisien daripada memasukkan botol ke dalam kantong plastik atu pun memasukkannya dalam sebuah tas.




5.     Bekas Botol Air Mineral


Ada kalanya seorang pendaki lupa benda yang satu ini saat packing barang sebelum melakukan pendakian. Yap, benda itu adalah sebuah gelas. Buat apa sih gelas di gunung?, ya jelas kita pasti membutuhkan gelas saat melakukan pendakian di gunung. Semua pendaki pasti akan membuat kopi, teh, susu dan sebagainya saat di gunung. Nah, bagaimana kalau lupa membawa gelas?. Tenang sob, kita bisa memanfaatkan bekas botol air mineral untuk dijadikan gelas. Caranya yaitu potong bekas botol air mineral menjadi dua bagian. Nah, satu botol air mineral bisa dijadikan dua gelas.




Itulah 5 benda alternatif yang bisa digunakan atau dimanfaatkan saat melakukan pendakian gunung. Sebenarnya masih banyak benda-benda lain yang berguna atau bermanfaat yang bisa digunakan sebagai alternatif. Semua tergantung dari kreatif dan bagaimana cara kita memanfaatkannya. Disisi lain memang seharusnya sudah menjadi standar dan keharusan saat melakukan pendakian harus benar-benar mempersiapkan peralatan dan perlengkapan secara lengkap. Semoga sedikit pengetahuan saya ini dapat menjadi referensi dan membantu saat akan melakukan pendakian gunung.

Baca juga

4 komentar

  1. Asal gak ditinggal/dibuang begitu saja gan..
    5 benda yang dicantumkan tersebut merupakan benda non-organik yang sulit terurai secara alami hlo..

    Kurang 1 ni.. Tongkat kayu (kalo nemu).. hehe

    ReplyDelete
  2. Kalau sampah non organik ya wajib dong bang untuk dibawa turun.
    Bisa juga tuh bang, asal gak nebang kayu yang masih hidup aja kalau gak nemu kayu yang udah kering hehe

    ReplyDelete
  3. wah anak anak sekarang nakal ya..ada kondom juga whwhhww

    ReplyDelete